KAROMAJU.COM, JAKARTA – Pengembangan pariwisata premium di Pulau Sumba dinilai membuka peluang peningkatan investasi properti seiring meningkatnya perhatian pemerintah dan investor terhadap destinasi wisata berkualitas.

Peluang tersebut muncul setelah pemerintah terus mendorong pemerataan investasi pariwisata ke berbagai daerah potensial, termasuk kawasan Indonesia Timur, melalui pembangunan berkelanjutan dan peningkatan konektivitas.
Kementerian Pariwisata menargetkan investasi sektor pariwisata mencapai Rp63,5 triliun sepanjang 2026 sesuai RPJMN 2025–2029. Investasi diarahkan ke destinasi prioritas serta kawasan berpotensi berkembang.
Meski Sumba belum masuk daftar Destinasi Pariwisata Prioritas nasional, pulau ini semakin dikenal sebagai destinasi wisata premium berkat kekayaan alam, budaya, dan konsep pariwisata berkelanjutan.
Pengakuan internasional turut memperkuat daya tarik Sumba. Tatler Travel memasukkan Sumba dalam daftar destinasi wisata yang layak dikunjungi pada 2026 karena menawarkan pengalaman wisata eksklusif berbasis alam dan budaya.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, “Dengan program unggulan, kami masih konsisten mengutamakan peningkatan keselamatan berwisata, desa wisata, program pariwisata berkualitas, dan lainnya sekaligus memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional” dilansir ambon.antaranews, Rabu, 21 Januari 2026
Menurut Kementerian Pariwisata, daerah yang ingin menarik investasi perlu menyiapkan proyek yang matang, meningkatkan infrastruktur, memperkuat konektivitas, serta menghadirkan produk wisata sesuai tren pasar global.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, mengatakan pemerintah juga menyiapkan forum yang mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor untuk mempercepat realisasi investasi.
Pengamat menilai berkembangnya resort, vila, dan akomodasi wisata umumnya meningkatkan permintaan lahan di sekitar destinasi unggulan. Namun, besaran kenaikan harga properti tetap bergantung pada kondisi pasar dan realisasi investasi.
Dengan potensi wisata kelas dunia, Sumba dipandang memiliki prospek jangka panjang sebagai kawasan investasi pariwisata. Sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pengembangan pariwisata premium diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
(Redaksi)
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.
Amankan Posisi Portofolio Anda di Pasar Premium Indonesia Rasakan kejelasan dan kenyamanan berinvestasi melalui ekosistem yang matang. Hubungi kantor pusat INBISNIS Group di Bali untuk menjadwalkan sesi konsultasi strategis dan analisis portofolio eksklusif bersama tim pakar multidisiplin.















